Bakalan sering Naik Turun Tangga

Image

Backpackeran ke Eropa, di mana kita akan menggunakan public transport dan menginap di hotel budget, akan membuat kita sering ketemu tangga. Tangga di stasiun metro/underground dan tangga di hotel menuju kamar kita di lantai dua atau bahkan lantai lima. Puluhan anak tangga bakal menjadi santapan sehari-hari kaki kita selama liburan di Eropa.

Fasilitas eskalator masih sangat terbatas di stasiun metro. Apalagi di kota-kota yang sudah menggunakan metro sejak berabad lalu seperti di London dan Paris. Hanya stasiun metro di kawasan wisata saja yang dilengkapi eskalator. Itupun hanya beberapa.  Malah ada pula stasiun metro yang menyediakan fasilitas eskalator untuk turun, tapi tidak ada eskalator untuk naik.

Begitu pula dengan budget hotel yang juga tidak banyak yang menyediakan fasilitas lift/elevator. Bangunan di Eropa yang sudah berusia ratusan tahun tidak ada tempat yang cukup untuk menambahkan elevator. Kalaupun ada fasilitas elevator, biasanya ukuran kecil. Hanya muat untuk dua tiga orang tanpa koper. Jangankan hotel budget, bahkan di sejumlah hotel berbintang pun, fasilitas elevator ini tak selalu ada.

Naik turun tangga di negeri berhawa dingin mungkin memang diperlukan, supaya orang terus bergerak meningkatkan suhu panas tubuh sehingga tak terlalu kedinginan.

Masalahnya, jika kita naik turun tangga sambil mengangkat koper, tentu lumayan butuh energi ekstra ya. Mana tidak ada porter atau kuli bayaran yang bisa dimintai bantuan mengangkat dari stasiun metro ke tepi jalan raya. Di hotel pun, tidak ada orang yang akan menyambut koper kita dan membawakannya hingga ke kamar seperti hotel-hotel di Indonesia. Petugas resepsionis hotel-hotel di Eropa jumlahnya minimalis. Begitu mahalnya tenaga manusia di negeri ini.

Jadi bagaimana solusinya?

  1. Solusi utama adalah bagaimana menjadikan isi koper seringan mungkin. Ukuran koper juga jangan terlalu kegedean. Maksimal ukuran 24 inchi sudah cukup untuk dua minggu Eurotrip.
  2. Bawalah seluruh barang anda dalam satu koper saja. Only one luggage and one hand carry. Mirip aturan naik budget airline ya. Apa boleh buat. Karena jika kita membawa dua koper, itu berarti kita akan dua kali naik turun tangga. Membawa satu koper naik ke atas dulu, lalu turun lagi untuk mengambil koper satunya.
  3. Travel-lite is a must. Memang tidak mudah, namun bisa dilakukan dengan cara belajar packing yang baik dan benar sesuai kebutuhan di perjalanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s