Kapan Enaknya ke Eropa?

santorini

“Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Eropa?” Pertanyaan senada sering dilontarkan pada saya. Sebelum menjawab, biasanya saya balik bertanya. “Apa yang menjadi pertimbangan utama Anda, soal iklim dan cuaca, ataukah soal biaya hemat?”

Jika Anda ingin berhemat saat liburan ke Eropa, hindari musim panas atau summer di bulan Juni – Agustus dan holiday sesson di bulan Desember. Pada bulan tersebut sudah bisa dipastikan harga tiket pesawat cukup tinggi, minimal USD 1300 PP. Kadang hingga sampe USD 1700 PP. Nyaris tak ada maskapai yang menawarkan paket promo.

Harap maklum, karena pada bulan-bulan tersebut, memang bulannya orang berlibur. Orang Eropa juga banyak melakukan perjalanan di musim panas, sehingga harga tiket melonjak. Begitu juga saat liburan akhir tahun, banyak perantau dari Eropa ingin mudik ke kampung halaman untuk merayakan Natal bersama keluarga.

“Padahal anak-anak bisa diajak pergi juga saat liburan Juni dan Desember,” demikian komentar yang ingin berlibur bersama keluarga. Jika libur sekolah menjadi satu-satunya waktu Anda untuk pergi ke Eropa, tentunya Anda harus mengabaikan faktor biaya. Jika dana belum mencukupi, solusinya adalah menabung dulu. Karena saat liburan summer dan akhir tahun, kecil kemungkinan bisa mendapatkan tiket pesawat harga promo.

Namun jika Anda memiliki budget terbatas dan ingin berhemat, pilihan bulan-bulan di bawah ini layak dicoba.Tiket pesawat biasanya relatif rendah, sejumlah maskapai menawarkan harga promo berkisar antara USD 850 – 1100 PP. Peluang mendapatkan tiket murah akan lebih tinggi jika Anda memilih penerbangan return (milsanya Jakarta – Amsterdam PP). Pilihan mutiple – flight (misalnya Jakart – Amsterdam, kembali dari London – Jakarta) biasanya relatif lebih tinggi harganya, namun Anda bisa lebih hemat waktu karena tak perlu balik ke destinasi awal.

Musim Dingin: Februari – Maret
Sebagai orang yang tinggal di negeri tropis, kadang kita tergoda rasa penasaran pada salju. Kayak apa ya rasanya memegang salju? Atau mungkin Anda ingin bermain ski dan snowboard, meluncur dari lereng pegunungan berselimut es? Bermain salju di kawasan Jungfrau, Swiss merupakan salah satu pilihan atraksi wisata winter. Nggak perlu naik hingga puncak tertinggi ke Jungfraujoch, pada musim dingin banyak pegunungan lain di kawasan Jungfrau yang asyik untuk meluncur. Misalnya di Beatenberg dan Grindelwald.

Cuaca pada musim dingin tentu saja dingin sekali, tapi nggak sampai minus. Suhu berkisar 6 derajat. Meskipun suhu rendah dan waktu siang relatif masih pendek, namun matahari juga sering bersinar cerah.

Musim Semi: April – Mei
Bunga tulip yang mekar sepanjang musim semi menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Jangankan orang Indonesia, bahkan mereka yang tinggal di Belanda juga berduyun-duyun datang ke kebun tulip di Keukenhof. Maklum, bunga tulip hanya mekar selama 2 bulan saja setiap tahunnya, yaitu saat musim semi. Kebun tulip Keukenhof sudah mulai dibuka pada tanggal 20-an Maret, namun saat yang paling cantik menikmati tulip bisa dilakukan di bulan April dan Mei. Saat itu bunga tulip sedang mekrok-mekroknya.

Cuaca saat musim semi juga cocok untuk orang Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis. Suhu udara sejuk, berkisar 15 derajat. Nggak terlalu bikin menggigil kan? Kira-kira mirip suhu di Lembang, Jawa Barat. Langit biasanya lebih sering cerah karena matahari bersinar lebih lama. Baru sekitar pukul 20.00 perlahan tenggelam. Bisa puas jalan-jalan sampe malam kan, karena langit masih terang meski sudah jam delapan malam.
Musim Gugur: Akhir September – Awal November
Saat daun-daun mulai menguning, gugur berserakan di sepanjang jalan, merupakan pemandangan unik yang jarang ditemui di negeri kita. Sebagain orang menganggap musim gugur itu romantis. Cantik dinikmati sambil duduk di bangku taman, juga indah diabadikan lewat kamera. Jika Anda suka memotret, dijamin Anda bakalan puas karena bakal menemukan angle unik.

Cuaca musim gugur juga cukup bersahabat. Suhu berkisar 15 derajat, mirip-mirip musim semi, hanya saja terasa sedikit lebih dingin karena matahari juga bersinar lebih pendek. Biasanya matahari muncul pukul 07.00 dan sudah tenggelam sekitar pukul 18.00.

Nah, sekarang tinggal mengatur jadwal yang sesuai dengan interest Anda. Apakah Anda ingin bermain salju di Swiss, leyeh-leyeh sambil menikmati keindahan bunga tulip, ataukah menikmati suasana romantis dan keunikan musim gugur?

3 thoughts on “Kapan Enaknya ke Eropa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s