Blusukan di Kebun Claude Monet

20130905-20130906_paris_P1120310_DxO_1024_576

Mengunjungi rumah seniman merupakan perjalanan wisata yang menyenangkan dan menginspirasi. Rumah tinggal seniman biasanya menyatu dengan studio atau galeri seni. Artistektur dan penataan ruangnya unik, mencerminkan karakter sang maestro.

Salah satu rumah seniman yang banyak dikunjungi turis adalah kediaman pelukis Claude Monet, di Giverny Perancis. Monet menemukan desa ini dalam perjalanan berkereta pada tahun 1883. Keindahan desa kecil berjarak sekitar 75 km dari Paris ini mampu membuat Monet jatuh cinta hingga ia menyewa rumah agar bisa tinggal di sana untuk melukis. Pada tahun 1890 setelah memiliki cukup uang, Monet membangun rumah dan menetap di Giverny hingga akhir hayatnya pada tahun 1926.

Rumah Monet unik dan asri. Dindingnya berwarna pink dengan jendela dan pintu yang dicat warna hijau. Warna pink membuat rumah ini terlihat cantik. Di halaman rumah pink ini membentang kebun luas ditanami aneka bunga dan pepopohonan. Terdapat kolam luas dengan bunga lily yang mengapung serta jembatan lengkung dari kayu dicat warna hijau.

20130905-20130906_paris_P1120336_DxO_1024_57520130905-20130906_paris_P1120307_DxO_1024_575

Berjalan-jalan menyusur kebun ini, serasa berjalan di atara lukisan. Monet memang merupakan pelukis impresionis yang terkenal dengan lukisan kebunnya. Karya-karya Monet banyak yang terinspirasi dari pohon dan bunga-bunga di halaman rumahnya. Sejak menetap di Giverny, Monet makin populer dengan lukisan kolam dan water lily yang terdapat di kebunnya.

Karena salah satu magnet Giverny adalah kebun dan kolam water lily, saat yang tepat untuk mengunjungi tempat ini adalah musim semi hingga musim panas. Kebun Monet terbuka untuk umum hanya pada rentang waktu 1 April – 1 November, mulai pukul 9.30 – 17.30. Harga tiket masuk sekitar EUR 10 dapat dibeli secara online untuk menghindari antrian.

20130905-20130906_paris_P1120292_DxO_1024_57520130905-20130906_paris_P1120296_DxO_1024_575

Akses transportasi dari Paris sebaiknya menggunakan kereta SNCF dari stasiun Saint-Lazare, Paris. dengan tujuan Vernon. Jarak tempuhnya sekitar 1 jam perjalanan, harga tiket sekitar EUR 12 pulang balik. Dari Vernon, perjalanan dilanjutkan dengan local bus yang mangkal di halaman stasiun dengan tujuan Giverny yang berjarak 4 km dengan harga tiket sekitar EUR 3.

Setiba di Giverny, siapkan energi untuk menyusur jalan di antara pohon-pohon bagaikan hutan kecil di tengah desa. Setelah berjalan sekitar 1 km, barulah ketemu rumah-rumah nyeni yang menjual lukisan, cafe, di sekitar kediaman Monet. Jauh ya? Memang, perjalanan ini cukup melelahkan kaki, namun menyegarkan jiwa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s